Dengan semua angka, grafik, dan rasio; trading lebih ke arah seni daripada ilmu. Sebagai pekerjaan dalam bidang seni, ada bakat yang terlibat, namun bakat hanya akan membawa Anda sejauh itu. Trader yang terbaik mengasah kemampuan mereka melalui latihan dan disiplin. Mereka melakukan analisa sendiri untuk melihat apa tujuan mereka dan mempelajari bagaimana untuk tetap takut dan tidak serakah. Pada artikel ini kita akan melihat sembilan langkah yang dapat digunakan untuk menyempurnakan keahlian, Anda mungkin akan menemukan beberapa tips yang akan membantu Anda menjadi lebih pintar dan lebih untung.
Langkah 1. Menetapkan tujuan dan kemudian memilih style trading yang sesuai.
Pastikan kepribadian Anda cocok untuk gaya trading yang Anda pilih.
Sebelum memulai perjalanan adalah sangat penting untuk Anda memiliki tujuan yang jelas dan bagaimana cara mencapainya, Anda harus yakin bahwa metode trading tersebut mampu mencapai tujuan anda. Setiap jenis style trading memerlukan penyesuaian yang berbeda dan masing-masing style memiliki profil resiko yang berbeda dalam trading. Misalnya, jika Anda tidak dapat tidur nyenyak dengan meng-hold open posisi pada market maka Anda sebaiknya mempertimbangkan waktu trading anda. Di sisi lain, jika Anda memiliki dana yang menurut Anda akan mendapat keuntungan selama beberapa bulan, maka pertimbangkan posisi perdagangan yang Anda inginkan. Tidak peduli apa gaya trading yang Anda pilih, pastikan bahwa kepribadian Anda sesuai dengan gaya Anda melakukan perdagangan. Kepribadian yang tidak sesuai akan mengakibatkan stres dan kerugian.
Langkah 2. Memilih broker yang memiliki platform trading yang tepat untuk Anda.
Penting untuk memilih broker yang menawarkan platform trading yang memungkinkan Anda untuk melakukan analisa. Memilih reputasi broker adalah sesuatu hal yang terpenting dan meluangkan waktu untuk meneliti perbedaan diantara broker akan sangat membantu. Anda harus mengetahui kebijakan masing-masing broker dan bagaimana kebijakannya terhadap pasar. Misalnya, dalam perdagangan over the counter market atau spot market berbeda dengan perdagangan exchange. Dalam memilih broker, sangat penting untuk membaca dokumentasi broker. Ketahuilah kebijakan broker. Juga pastikan platform trading cocok sesuai untuk analisa yang ingin Anda lakukan. Misalnya, jika Anda ingin melakukan trading dari angka fibonacci, pastikan platform broker dapat menggambar garis fibonacci. Broker yang bagus dengan platform jelek atau platform yang bagus dengan broker jelek, bisa menjadi masalah. Pastikan Anda mendapatkan yang terbaik dari keduanya.
Langkah 3. Memilih metode dan konsisten pada penggunaannya.
Sebelum Anda memasuki market sebagai seorang trader, Anda harus memiliki beberapa ide mengenai bagaimana Anda akan membuat keputusan untuk melaksanakan trading. Anda harus mengetahui informasi apa yang akan Anda perlukan untuk membuat keputusan yang tepat ketika akan masuk atau keluar pasar. Sebagian orang memilih untuk melihat Fundamental perusahaan atau ekonomi, dan kemudian menggunakan grafik untuk menentukan waktu terbaik melakukan perdagangan. Cara lain adalah dengan menggunakan Teknik Analisis, mereka hanya akan menggunakan grafik untuk melakukan analisa dan membuat keputusan trading. Metodologi manapun yang Anda pilih, harus ingat untuk konsisten. Dan pastikan metodologi Anda adaptif. Sistem Anda harus dapat menyesuaikan dengan perubahan dinamika pasar.
Langkah 4. Mensinkronkan time frame untuk analisa trend dan untuk masuk posisi.
Banyak trader menjadi bingung karena konflik informasi ketika melihat grafik yang berbeda pada time frame yang berbeda. Apa yang ditampilkan sebagai kesempatan beli pada grafik weekly, kenyataannya muncul sebagai sinyal jual pada grafik intraday. Karena itu, jika Anda mengambil arah trading pada grafik weekly dan menggunakan grafik daily, jangan lupa untuk menyinkronkan keduanya. Dengan kata lain, jika grafik weekly memberikan sinyal beli, tunggu grafik daily juga memberikan konfirmasi sinyal beli.
Langkah 5. Menghitung Ekspektasi.
Ekspektasi adalah formula yang digunakan untuk menentukan seberapa handal sistem anda. Anda harus kembali mengukur semua hasil trade yang profit versus semua yang rugi. Kemudian tentukan berapa keuntungan dari trading yang profit versus berapa banyak kerugian pada trading yangkalah.
Perhatikan 10 hasil trading terakhir. Tentukan apakah Anda membuat keuntungan atau kerugian. Total semua trading yang profit dibagi dengan jumlah total trading yang Anda buat.
E= [1+ (W/L)] x P – 1
W = Rata-rata keuntungan
L = Rata-rata kerugian
P = Persentase rasio keuntungan
Contoh:
Jika Anda melakukan 10 trade, 6 trade menang dan 4 trade kalah, maka persentase rasio menjadi 6/10 atau 60%. Jika 6 trade tersebut menghasilkan $2400, maka keuntungan rata-rata $2400/6 = $400. Jika kerugian $1200, maka kerugian rata-rata $1200/4 = $300. Terapkan hasil tersebut pada rumus, E = [1 + (400/300)] x 0.6 - 1 = 0,40 atau 40%.
Ekspektasi positif 40%
berarti bahwa sistem anda akan menghasilkan 40 sen per dolar.
Langkah 6. Fokus pada trading dan memilih kerugian kecil.
Setelah Anda melakukan deposit pada account Anda, yang paling penting untuk diingat adalah bahwa uang Anda telah masuk ke dalam resiko. Oleh karena itu, uang Anda seharusnya tidak dibutuhkan untuk biaya hidup ataupun untuk membayar tagihan dll. Pertimbangkan bahwa uang dalam trading sebagai uang untuk liburan. Pada liburan yang dapat menghabiskan uang Anda, milikilah sikap yang sama terhadap trading. Psikologis ini akan mempersiapkan Anda untuk menerima kerugian kecil, yang merupakan kunci untuk mengelola risiko Anda. Dengan berfokus pada trading dan menerima kerugian kecil daripada terus menghitung ekuitas Anda, Andaakanberpeluanglebihsukses.
Kedua, gunakan margin Anda untuk resiko maksimum 10% dari total dana. Dengan kata lain, jika anda memiliki $10.000 dalam rekening perdagangan, jangan pernah membiarkan kerugian melebihi 10% dari nilai dana, atau $ 1000. Jika sewaktu Anda berhenti telah melebihi 10% dari nilai dana, maka lakukan penambahan atau mengurangi level margin.
Langkah 7. Membangun Feedback Positif.
Feedback Positif dilakukan sebagai hasil yang baik dalam menjalankan trading plan Anda. Bila Anda membuat trading plan dan kemudian menjalankan dengan baik, maka Anda telah membentuk sebuah pola feedback positif. Perkembangan dana yang sukses adalah perkembangan yang penuh keyakinan, terutama pada saat perdagangan mendapat profit.Meskipun Anda mengambil kerugian kecil tetapi melakukannya sesuai dengantrading plan, maka Anda akan membangun feedback positif.
Langkah 8. Melakukan analisa pada akhir minggu.
Ini adalah hal yang terbaik yang perlu dipersiapkan. Pada akhir minggu, ketika pasar ditutup, lakukan analisa pada grafik weekly untuk melihat pola atau berita yang dapat memberikan pengaruh pada perdagangan Anda. Barangkali pola yang terbentuk membuat pola double-top dan berita diperkirakan akan membuat pasar reversal. Ini adalah reflexivity dimana pola pergerakan memberikan signal, yang merupakan tindakan untuk membantu Anda merencanakan trading minggumendatang.
Belajarlah untuk bersabar jika pergerakan tidak mencapai poin yang diharapkan untuk masuk pasar. Anda mungkin harus menunggu kesempatan lebih lama untuk antisipasi. Jika Anda melewatkan suatu trade, ingatlah bahwa akan selalu ada kesempatan yang lain. Jika Anda memiliki kesabaran dan disiplin, maka Anda bisa menjadi trader yang baik.
Langkah9. Menyimpancatatan
Menyimpan catatan trading adalah alat belajar terbaik yang dapat dilakukan seorang trader, termasuk grafik, alasan masuk market dan data fundamental yang memberikan keputusan. Tandai grafik ketika posisi masuk atau keluar pasar. Buat komentar apapun pada grafik. Jadikan data ini sebagai file sehingga dapat menjadi acuan sewaktu-waktu. Catatan ini akan membangun mental dan disiplin Anda untuk menjalankan perdagangan sesuai dengan system dan bukan kebiasaan.
Kesimpulan :
Langkah-langkah di atas akan membawa Anda ke sebuah pendekatan struktur dan akan membantu Anda menjadi trader yang lebih baik. Perdagangan adalah seni dan satu-satunya cara untuk menjadi semakin ahli adalah dengan latihan disiplin dan konsisten. Ingat ungkapan: belajar keras akan mendapatkan keberuntungan.
Langkah 1. Menetapkan tujuan dan kemudian memilih style trading yang sesuai.
Pastikan kepribadian Anda cocok untuk gaya trading yang Anda pilih.
Sebelum memulai perjalanan adalah sangat penting untuk Anda memiliki tujuan yang jelas dan bagaimana cara mencapainya, Anda harus yakin bahwa metode trading tersebut mampu mencapai tujuan anda. Setiap jenis style trading memerlukan penyesuaian yang berbeda dan masing-masing style memiliki profil resiko yang berbeda dalam trading. Misalnya, jika Anda tidak dapat tidur nyenyak dengan meng-hold open posisi pada market maka Anda sebaiknya mempertimbangkan waktu trading anda. Di sisi lain, jika Anda memiliki dana yang menurut Anda akan mendapat keuntungan selama beberapa bulan, maka pertimbangkan posisi perdagangan yang Anda inginkan. Tidak peduli apa gaya trading yang Anda pilih, pastikan bahwa kepribadian Anda sesuai dengan gaya Anda melakukan perdagangan. Kepribadian yang tidak sesuai akan mengakibatkan stres dan kerugian.
Langkah 2. Memilih broker yang memiliki platform trading yang tepat untuk Anda.
Penting untuk memilih broker yang menawarkan platform trading yang memungkinkan Anda untuk melakukan analisa. Memilih reputasi broker adalah sesuatu hal yang terpenting dan meluangkan waktu untuk meneliti perbedaan diantara broker akan sangat membantu. Anda harus mengetahui kebijakan masing-masing broker dan bagaimana kebijakannya terhadap pasar. Misalnya, dalam perdagangan over the counter market atau spot market berbeda dengan perdagangan exchange. Dalam memilih broker, sangat penting untuk membaca dokumentasi broker. Ketahuilah kebijakan broker. Juga pastikan platform trading cocok sesuai untuk analisa yang ingin Anda lakukan. Misalnya, jika Anda ingin melakukan trading dari angka fibonacci, pastikan platform broker dapat menggambar garis fibonacci. Broker yang bagus dengan platform jelek atau platform yang bagus dengan broker jelek, bisa menjadi masalah. Pastikan Anda mendapatkan yang terbaik dari keduanya.
Langkah 3. Memilih metode dan konsisten pada penggunaannya.
Sebelum Anda memasuki market sebagai seorang trader, Anda harus memiliki beberapa ide mengenai bagaimana Anda akan membuat keputusan untuk melaksanakan trading. Anda harus mengetahui informasi apa yang akan Anda perlukan untuk membuat keputusan yang tepat ketika akan masuk atau keluar pasar. Sebagian orang memilih untuk melihat Fundamental perusahaan atau ekonomi, dan kemudian menggunakan grafik untuk menentukan waktu terbaik melakukan perdagangan. Cara lain adalah dengan menggunakan Teknik Analisis, mereka hanya akan menggunakan grafik untuk melakukan analisa dan membuat keputusan trading. Metodologi manapun yang Anda pilih, harus ingat untuk konsisten. Dan pastikan metodologi Anda adaptif. Sistem Anda harus dapat menyesuaikan dengan perubahan dinamika pasar.
Langkah 4. Mensinkronkan time frame untuk analisa trend dan untuk masuk posisi.
Banyak trader menjadi bingung karena konflik informasi ketika melihat grafik yang berbeda pada time frame yang berbeda. Apa yang ditampilkan sebagai kesempatan beli pada grafik weekly, kenyataannya muncul sebagai sinyal jual pada grafik intraday. Karena itu, jika Anda mengambil arah trading pada grafik weekly dan menggunakan grafik daily, jangan lupa untuk menyinkronkan keduanya. Dengan kata lain, jika grafik weekly memberikan sinyal beli, tunggu grafik daily juga memberikan konfirmasi sinyal beli.
Langkah 5. Menghitung Ekspektasi.
Ekspektasi adalah formula yang digunakan untuk menentukan seberapa handal sistem anda. Anda harus kembali mengukur semua hasil trade yang profit versus semua yang rugi. Kemudian tentukan berapa keuntungan dari trading yang profit versus berapa banyak kerugian pada trading yangkalah.
Perhatikan 10 hasil trading terakhir. Tentukan apakah Anda membuat keuntungan atau kerugian. Total semua trading yang profit dibagi dengan jumlah total trading yang Anda buat.
E= [1+ (W/L)] x P – 1
W = Rata-rata keuntungan
L = Rata-rata kerugian
P = Persentase rasio keuntungan
Contoh:
Jika Anda melakukan 10 trade, 6 trade menang dan 4 trade kalah, maka persentase rasio menjadi 6/10 atau 60%. Jika 6 trade tersebut menghasilkan $2400, maka keuntungan rata-rata $2400/6 = $400. Jika kerugian $1200, maka kerugian rata-rata $1200/4 = $300. Terapkan hasil tersebut pada rumus, E = [1 + (400/300)] x 0.6 - 1 = 0,40 atau 40%.
Ekspektasi positif 40%
berarti bahwa sistem anda akan menghasilkan 40 sen per dolar.
Langkah 6. Fokus pada trading dan memilih kerugian kecil.
Setelah Anda melakukan deposit pada account Anda, yang paling penting untuk diingat adalah bahwa uang Anda telah masuk ke dalam resiko. Oleh karena itu, uang Anda seharusnya tidak dibutuhkan untuk biaya hidup ataupun untuk membayar tagihan dll. Pertimbangkan bahwa uang dalam trading sebagai uang untuk liburan. Pada liburan yang dapat menghabiskan uang Anda, milikilah sikap yang sama terhadap trading. Psikologis ini akan mempersiapkan Anda untuk menerima kerugian kecil, yang merupakan kunci untuk mengelola risiko Anda. Dengan berfokus pada trading dan menerima kerugian kecil daripada terus menghitung ekuitas Anda, Andaakanberpeluanglebihsukses.
Kedua, gunakan margin Anda untuk resiko maksimum 10% dari total dana. Dengan kata lain, jika anda memiliki $10.000 dalam rekening perdagangan, jangan pernah membiarkan kerugian melebihi 10% dari nilai dana, atau $ 1000. Jika sewaktu Anda berhenti telah melebihi 10% dari nilai dana, maka lakukan penambahan atau mengurangi level margin.
Langkah 7. Membangun Feedback Positif.
Feedback Positif dilakukan sebagai hasil yang baik dalam menjalankan trading plan Anda. Bila Anda membuat trading plan dan kemudian menjalankan dengan baik, maka Anda telah membentuk sebuah pola feedback positif. Perkembangan dana yang sukses adalah perkembangan yang penuh keyakinan, terutama pada saat perdagangan mendapat profit.Meskipun Anda mengambil kerugian kecil tetapi melakukannya sesuai dengantrading plan, maka Anda akan membangun feedback positif.
Langkah 8. Melakukan analisa pada akhir minggu.
Ini adalah hal yang terbaik yang perlu dipersiapkan. Pada akhir minggu, ketika pasar ditutup, lakukan analisa pada grafik weekly untuk melihat pola atau berita yang dapat memberikan pengaruh pada perdagangan Anda. Barangkali pola yang terbentuk membuat pola double-top dan berita diperkirakan akan membuat pasar reversal. Ini adalah reflexivity dimana pola pergerakan memberikan signal, yang merupakan tindakan untuk membantu Anda merencanakan trading minggumendatang.
Belajarlah untuk bersabar jika pergerakan tidak mencapai poin yang diharapkan untuk masuk pasar. Anda mungkin harus menunggu kesempatan lebih lama untuk antisipasi. Jika Anda melewatkan suatu trade, ingatlah bahwa akan selalu ada kesempatan yang lain. Jika Anda memiliki kesabaran dan disiplin, maka Anda bisa menjadi trader yang baik.
Langkah9. Menyimpancatatan
Menyimpan catatan trading adalah alat belajar terbaik yang dapat dilakukan seorang trader, termasuk grafik, alasan masuk market dan data fundamental yang memberikan keputusan. Tandai grafik ketika posisi masuk atau keluar pasar. Buat komentar apapun pada grafik. Jadikan data ini sebagai file sehingga dapat menjadi acuan sewaktu-waktu. Catatan ini akan membangun mental dan disiplin Anda untuk menjalankan perdagangan sesuai dengan system dan bukan kebiasaan.
Kesimpulan :
Langkah-langkah di atas akan membawa Anda ke sebuah pendekatan struktur dan akan membantu Anda menjadi trader yang lebih baik. Perdagangan adalah seni dan satu-satunya cara untuk menjadi semakin ahli adalah dengan latihan disiplin dan konsisten. Ingat ungkapan: belajar keras akan mendapatkan keberuntungan.
1 comments:
sip
Posting Komentar