Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa / mental. Dikaitkan dengan trading, trader harus memperhatikan faktor psikologis tersebut. Harus bisa membedakan emosi dan logika.
Logika vs Emosi
Emosi memicu frustasi, frusatasi memicu emosi
Pengaturan emosi sangat dibutuhkan dalam trading. Ketika emosi yang tak terkontrol tiba maka frustasi datang, disaat frustasi datang maka emosi semakin mejadi.
• Logika adalah apa yang Anda PIKIRKAN, emosi adalah apa yang akan Anda RASAKAN.
• Jika ingin LOGIKA naik, turunkan EMOSI Anda dan hentikan trading untuk sesaat.
Terdapat 6 psikologi yang mempengaruhi individu dalam bertransaksi:
1. Bertanggung jawablah terhadap modal anda
2. Kurangi kerugian anda secepatnya dan biarkan keuntungan anda yang berjalan
3. Disiplin
4. Terlalu banyak informasi
5. Jangan menikah dengan perdagangan anda
6. Jangan pertaruhkan semua harta Anda dalam trading
7. Instuisi
Penjelasan:
Bertanggungjawablah Terhadap Modal Anda
Sangatlah menarik dimana banyak orang senang menaruh simpanan dan dana mereka dalam tangan orang lain, menerima kerugian seperti dengan mudahnya menyalahkan orang lain daripada bertanggung jawab terhadap dana mereka sendiri.
Langkah pertama sebagai individu adalah percaya pada diri anda sendiri dan kemampuan anda sendiri. Satu dari penemuan yang sangat mengejutkan ketika anda mulai bertransaksi atau memiliki pengamatan dari pasar saham bagaimana para ahli pun masih sangat sering melakukan kesalahan. Hal ini merupakan penyokong kepercayaan yang sesungguhnya ketika anda mulai mengerti bahwa dengan latar belakang yang kokoh dan pengetahuan, disiplin dan penetapan rencana perdagangan yang baik akan membuat anda melakukan tindakan profesional.
Anda akan berada dalam sebuah pasar yang bergerak beberapa kali lebih cepat daripada pasar lainnya dan dengan leverage (Daya Ungkit/ Semacam Pinjaman Dana untuk bertransaksi), penghargaan dan kerugian bercampur berulang kali. Jalan terbaik untuk mengatasi pikiran dari penggunaan uang anda sendiri dan volume anda akan melakukan transaksi adalah melupakan tentang uang dan bicarakan bagian dari poin-poin. Jadi daripada menghitung keuntungan dan kerugian anda dalam faktor-faktor dari dolar, bicarakan faktor-faktor dari poin-poin keuntungan dan kerugian. Jika anda mengambil hal ini pada tingkat yang sangat awal, ini akan terasa sama jika anda melakukan perdagangan demo/virtual money, mini atau 10 kontak dari rekening penuh.
Ketika melakukan perdagangan rekening demo, kebanyakan orang melakukannya dengan sangat baik. Mereka berdagang tanpa rasa takut. Tapi ketika mereka bertransaksi dengan uang sesungguhnya, meskipun hanya rekening mini/ modal kecil, tiba-tiba mereka menemukan diri mereka bertransaksi dengan sikap dimana mereka kehilangan banyak kesempatan dan mengumpulkan banyak kerugian. Mereka dengan mudah kehilangan keberanian mereka dan masuk ke dalam rasa takut dan tamak. Hal ini dapat terjadi juga ketika anda berangkat dari rekening mini ke rekening penuh atau dari kontrak perdagangan sendiri ke kontrak perdagangan multiple.
Cobalah dan berdaganglah tanpa pikiran akan berapa banyak uang anda yang mungkin akan untung atau rugi. Berdagang dengan pemikiran yang benar, tidak peduli berapa banyak kontrak yang anda perdagangkan atau bahkan jika anda melakukan transaksi di rekening demo.
Keseimbangan dalam pengaturan Pikiran, Medote dan Uang dalam trading, mengapa perlu demikian? Karena pikiran berkaitan dengan dengan psikologis seseorang, dimana cukup berpengaruh dalam penentuan risk management. Metode, berkaitan dengan strategi, sistem, dan analisis trading yang digunakan. Uang, dalam trading pasti menggunakan uang yang cukup. Mempunyai uang yang banyak tapi tidak memperhatikan analisa, metode, dan risk management itu sama saja. Begitupula sebaliknya.
Kurangi kerugian anda secepatnya dan biarkan keuntungan anda yang berjalan
Konsep sederhana ini merupakan salah satu konsep tersulit untuk dilaksanakan dan ini menyebabkan kematian bagi kebanyakan pedagang. Kebanyakan pedagang melanggar rencana yang telah ditetapkan sebelumnya dan mengambil keuntungan mereka sebelum meraih target keuntungan mereka karena mereka merasa tidak nyaman duduk di posisi yang menguntungkan. Jenis orang yang sama ini akan dengan mudah duduk di posisi kerugian, mengijinkan pasar bergerak terhadap mereka untuk ratusan poin dengan harapan bahwa pasar akan kembali. Tambahan, pedagang yang perintah stop mereka telah terkena berulang kali hanya untuk melihat pasaran kembali pada kehendak mereka, sekali mereka keluar, mereka dengan cepat memindahkan perintah stop dari perdagangan mereka dengan satu kepercayaan bahwa hal ini akan selalu menjadi kasus. Perintah stop diadakan untuk dikenai, dan untuk menghentikan anda dari kerugian melebihi jumlah yang ditetapkan sebelumnya! Kepercayaan yang salah adalah bahwa setiap transaksi haruslah menguntungkan. Jika anda telah memperoleh keuntungan 3 dari 6 transaksi maka anda telah melakukannya dengan baik. Bagaimana mungkin anda dapat menghasilkan uang dengan hanya setengah dari perdagangan anda untuk menjadi pemenang? Sederhana saja, anda ijinkan keuntungan anda pada saat menang untuk berputar dan yakinkan bahwa kerugian yang anda alami adalah minimal.
Strategi bagus lainnya adalah menggerakan stop loss (poin dimana transaksi akan terjual jika berjalan ke jalan yang salah) di balik perdagangan ke tingkat dimana penarikan kembali dapat diakomodasikan tetapi pembalikan akan terkunci paling tidak memperoleh sedikit keuntungan.
Jika Anda mengalami kerugian sekecil apapun, segeralah membuangnya, dan biarkanlah profit terus menuju puncaknya. Yang sering terjadi adalah sebaliknya, trader tetap dengan membiarkan posisi yang merugi sampai ratusan pips, lalu saat keuntungan baru beberapa pips sudah bingung ingin menutup posisi.
Disiplin
Berdaganglah dengan perencanaan yang disiplin. Masalah dari banyak pedagang adalah mereka menganggap berbelanja lebih serius dibandingkan perdagangan. Pembelanja rata-rata tidak akan mengeluarkan $400 tanpa penelitian yang serius dan pemeriksaan produk yang hendak dibeli, juga pedagang rata-rata akan membuat sebuah perdagangan dengan mudah membebaninya $400 didasari pada sedikit daripada “perasaan” atau “dugaan”. Yakinkan bahwa anda memiliki rencana sebelum anda mulai bertransaksi. Rencana harus termasuk didalamnya level stop dan limit untuk bertransaksi, sama seperti analisa anda harus meliputi sisi bawah yang diharapkan sebaik sisi atas yang diharapkan.
Janganlah serakah saat sudah mencapai keutungan, segeralah keluar dari pasar agar tidak terjebak dalam arus pergerakan harga.
Semua hal perlu direncanakan, begitu pula dalam trading. Yang harus selalu dipegang dan patuhi yaitu trading plan. Disiplin adalah kunci keberhasilan trading plan. Jangan sampai melanggar, dan tawar menawar dengan trading plan kita. Kita harus lakukan berdasarkan trading plan tanpa pengecualian.
Terlalu banyak informasi
Seperti banyak usaha-usaha keras lainnya, sangatlah penting untuk tetap berdagang secara sederhana. Banyak pedagang memulai dengan strategi yang sederhana dan sukses, tapi menemukan diri mereka mencoba memotong dan mengubah untuk menemukan sistem yang lebih baik. Mereka juga mengijinkan diri mereka untuk dipengaruhi oleh pendapat lain dan terlalu banyak fundamental.
Perdagangan pasar saham biasanya serupa dalam hal ini. Pelatihan yang baik adalah untuk mengajarkan seorang anak atau remaja strategi perdagangan yang sederhana atau rancangan aturan untuk diikuti dan membiarkan mereka untuk berdagang rekening demo. Banyak pedagang yang telah melakukan ini merasa surprise bahwa anak-anak mereka dapat melakukan transaksi dengan baik, konsisten dan seringkali dengan hasil yang spektakuler. Pelajarannya adalah bahwa mereka tidak menyimpang dari aturan-aturan yang ada dan tidak terpengaruh oleh media atau fundamental. Banyak pedagang tidak memperhatikan fundamental sama sekali dan sukses dalam bertransaksi. Aturan di sini adalah untuk tetap menjadikannya sederhana, jangan ijinkan diri anda untuk menjadi bingung dengan terlalu banyak informasi dan jika anda tidak yakin atau tidak dalam emosi dalam pikiran yang baik, jangan melakukan transaksi.
Jangan menikah dengan perdagangan anda
Alasan berdagang dengan perencanaan adalah sangat penting karena analisa terobjektif adalah telah dilakukan sebelum perdagangan dilaksanakan. Sekali seorang pedagang berada dalam posisi mereka cenderung menganalisa pasar berbeda dalam “harapan” bahwa pasar akan bergerak ke dalam arah yang diinginkan daripada penglihatan objektif pada faktor-faktor yang berubah yang mungkin berbalik terhadap analisa asli anda. Hal ini khususnya merupakan kerugian yang sebenarnya. Pedagang dengan posisi kalah cenderung untuk menikahi posisi mereka, yang menyebabkan mereka mengabaikan kenyataan bahwa semua tanda mengarah pada kerugian. Jangan berdagang lebih lagi dengan harapan bahwa pasar akan berbalik ke dalam kehendak anda, hal ini hanya akan mempercepat kerugian anda.
Investasi yang high risk seperti ini pasti terkadang menimbulkan ketakutan, dan itu manusiawi. Kontrollah emosi Anda karena ketakutan yang berlebihan akan mempengaruhi trading Anda. Anda akan kesulitan dalam meraih keuntungan.
Setiap bisni mempunyai kerugian dan keuntungan. Cara mengatasi ketakuan terhadap resiko yaitu dengan menerapkan risk management dan risk to reward ratio
Jangan pertaruhkan semua harta Anda dalam trading
Semangat (dan takut kehilangan kesempatan) sering membujuk kita untuk masuk pasar sebelum aman untuk melakukannya. Setelah down trend, sejumlah reli mungkin gagal sebelum salah satu reli terlalui. Demikian pula emosi “tinggi” dari keuntungan trading dapat membutakan kita dari tanda-tanda akan pembalikan trend.
Jika kita menaruh nominal makin besar, untungnya juga makin besar dan resikonya semakin besar. Jangan lah terpancing dengan nafsu Anda, jangan pertaruhkan seluruh dana Anda dalam transaksi. Seperti poin 2 diatas ”trading plan”, sebagai trader Anda harus tetap berpanduan pada trading plan dan manegement keuangan Anda. Bila Anda gagal dengan trading plan ada, maka siap-siap lah akan mengalami kegagalan dalam trading.
Jangan berlebihan dalam bertransaksi. Satu dari sekian banyak kesalahan biasa bahwa pedagang membuat leverage yang terlalu tinggi dari rekening mereka dengan berdagang ukuran besar yang banyak daripada seharusnya mereka memperdagangkan secara bijaksana saldo mereka. Leverage merupakan pedang bermata dua. Hanya karena satu lot (100,000 unit) dari mata uang hanya diminta $1000 sebagai margin minimum deposit, itu bukan berarti kalau seorang pedagang dengan $5000 dalam rekeningnya dapat melakukan transaksi sebanyak 5 lot. Satu lot adalah $100,000 dan harus diperlakukan sebagai $100,000 investasi dan bukannya menaruh $1000 sebagai batasan. Banyak pedagang menganalisa grafik dengan benar dan menempatkan transaksi yang bijaksana, juga mereka cenderung untuk berlebihan menetapkan leverage mereka sendiri. Sebagai konsekuensinya, mereka seringkali terpaksa untuk keluar posisi pada waktu yang salah/tidak tepat. Aturan terbaik adalah untuk berdagang dengan 1-10 leverage atau tidak pernah menggunakan saldo anda lebih dari 5 pada waktu yang diberikan. Berdagang mata uang tidaklah mudah. (jika mudah, setiap orang akan menjadi milyuner!)
Intuisi
Bedakah ”intuisi” dengan ”insting”? Mari kita bedakan. Intuisi adalah sesuatu yang didapati dengan proses belajar dan pengalaman. Misalnya, koki profesional dalam pemberian bumbu masakannya. Mereka secara intuisi tau seberapa banyak garam yang harus diberikan, seberapa matang dalam mengolah steak, dsb. Semua diperoleh dengan cara belajar memasak dan pengalamannya dalam mengolah makanan.
Insting, adalah sesuatu yang didapati secara ilmiah dan sudah ada saat dilahirkan. Misalnya insting manusia dan hewan adalah untuk hidup dan berkembang biak, contohnya pada cumi-cumi saat terancam dari musuh dia akan menyemprotkan tinta.
Intuisi lebih bisa dipercaya dalam trading, karena intuisi seorang trader dibentuk dari pengalaman bertahun-tahun dalam mengenal dan mengamati pergerakan harga. Dari intuisi itu, terkadang trader bisa tau ke mana harga akan bergerak hanya dengan sekilas melihat grafik. Yang perlu diperhatikan, jangan terlalu mengharapkan profit apabila penggunaan intuisi tanpa didasari dengan analisa obyektif.
Logika vs Emosi
Emosi memicu frustasi, frusatasi memicu emosi
Pengaturan emosi sangat dibutuhkan dalam trading. Ketika emosi yang tak terkontrol tiba maka frustasi datang, disaat frustasi datang maka emosi semakin mejadi.
• Logika adalah apa yang Anda PIKIRKAN, emosi adalah apa yang akan Anda RASAKAN.
• Jika ingin LOGIKA naik, turunkan EMOSI Anda dan hentikan trading untuk sesaat.
Terdapat 6 psikologi yang mempengaruhi individu dalam bertransaksi:
1. Bertanggung jawablah terhadap modal anda
2. Kurangi kerugian anda secepatnya dan biarkan keuntungan anda yang berjalan
3. Disiplin
4. Terlalu banyak informasi
5. Jangan menikah dengan perdagangan anda
6. Jangan pertaruhkan semua harta Anda dalam trading
7. Instuisi
Penjelasan:
Bertanggungjawablah Terhadap Modal Anda
Sangatlah menarik dimana banyak orang senang menaruh simpanan dan dana mereka dalam tangan orang lain, menerima kerugian seperti dengan mudahnya menyalahkan orang lain daripada bertanggung jawab terhadap dana mereka sendiri.
Langkah pertama sebagai individu adalah percaya pada diri anda sendiri dan kemampuan anda sendiri. Satu dari penemuan yang sangat mengejutkan ketika anda mulai bertransaksi atau memiliki pengamatan dari pasar saham bagaimana para ahli pun masih sangat sering melakukan kesalahan. Hal ini merupakan penyokong kepercayaan yang sesungguhnya ketika anda mulai mengerti bahwa dengan latar belakang yang kokoh dan pengetahuan, disiplin dan penetapan rencana perdagangan yang baik akan membuat anda melakukan tindakan profesional.
Anda akan berada dalam sebuah pasar yang bergerak beberapa kali lebih cepat daripada pasar lainnya dan dengan leverage (Daya Ungkit/ Semacam Pinjaman Dana untuk bertransaksi), penghargaan dan kerugian bercampur berulang kali. Jalan terbaik untuk mengatasi pikiran dari penggunaan uang anda sendiri dan volume anda akan melakukan transaksi adalah melupakan tentang uang dan bicarakan bagian dari poin-poin. Jadi daripada menghitung keuntungan dan kerugian anda dalam faktor-faktor dari dolar, bicarakan faktor-faktor dari poin-poin keuntungan dan kerugian. Jika anda mengambil hal ini pada tingkat yang sangat awal, ini akan terasa sama jika anda melakukan perdagangan demo/virtual money, mini atau 10 kontak dari rekening penuh.
Ketika melakukan perdagangan rekening demo, kebanyakan orang melakukannya dengan sangat baik. Mereka berdagang tanpa rasa takut. Tapi ketika mereka bertransaksi dengan uang sesungguhnya, meskipun hanya rekening mini/ modal kecil, tiba-tiba mereka menemukan diri mereka bertransaksi dengan sikap dimana mereka kehilangan banyak kesempatan dan mengumpulkan banyak kerugian. Mereka dengan mudah kehilangan keberanian mereka dan masuk ke dalam rasa takut dan tamak. Hal ini dapat terjadi juga ketika anda berangkat dari rekening mini ke rekening penuh atau dari kontrak perdagangan sendiri ke kontrak perdagangan multiple.
Cobalah dan berdaganglah tanpa pikiran akan berapa banyak uang anda yang mungkin akan untung atau rugi. Berdagang dengan pemikiran yang benar, tidak peduli berapa banyak kontrak yang anda perdagangkan atau bahkan jika anda melakukan transaksi di rekening demo.
Keseimbangan dalam pengaturan Pikiran, Medote dan Uang dalam trading, mengapa perlu demikian? Karena pikiran berkaitan dengan dengan psikologis seseorang, dimana cukup berpengaruh dalam penentuan risk management. Metode, berkaitan dengan strategi, sistem, dan analisis trading yang digunakan. Uang, dalam trading pasti menggunakan uang yang cukup. Mempunyai uang yang banyak tapi tidak memperhatikan analisa, metode, dan risk management itu sama saja. Begitupula sebaliknya.
Kurangi kerugian anda secepatnya dan biarkan keuntungan anda yang berjalan
Konsep sederhana ini merupakan salah satu konsep tersulit untuk dilaksanakan dan ini menyebabkan kematian bagi kebanyakan pedagang. Kebanyakan pedagang melanggar rencana yang telah ditetapkan sebelumnya dan mengambil keuntungan mereka sebelum meraih target keuntungan mereka karena mereka merasa tidak nyaman duduk di posisi yang menguntungkan. Jenis orang yang sama ini akan dengan mudah duduk di posisi kerugian, mengijinkan pasar bergerak terhadap mereka untuk ratusan poin dengan harapan bahwa pasar akan kembali. Tambahan, pedagang yang perintah stop mereka telah terkena berulang kali hanya untuk melihat pasaran kembali pada kehendak mereka, sekali mereka keluar, mereka dengan cepat memindahkan perintah stop dari perdagangan mereka dengan satu kepercayaan bahwa hal ini akan selalu menjadi kasus. Perintah stop diadakan untuk dikenai, dan untuk menghentikan anda dari kerugian melebihi jumlah yang ditetapkan sebelumnya! Kepercayaan yang salah adalah bahwa setiap transaksi haruslah menguntungkan. Jika anda telah memperoleh keuntungan 3 dari 6 transaksi maka anda telah melakukannya dengan baik. Bagaimana mungkin anda dapat menghasilkan uang dengan hanya setengah dari perdagangan anda untuk menjadi pemenang? Sederhana saja, anda ijinkan keuntungan anda pada saat menang untuk berputar dan yakinkan bahwa kerugian yang anda alami adalah minimal.
Strategi bagus lainnya adalah menggerakan stop loss (poin dimana transaksi akan terjual jika berjalan ke jalan yang salah) di balik perdagangan ke tingkat dimana penarikan kembali dapat diakomodasikan tetapi pembalikan akan terkunci paling tidak memperoleh sedikit keuntungan.
Jika Anda mengalami kerugian sekecil apapun, segeralah membuangnya, dan biarkanlah profit terus menuju puncaknya. Yang sering terjadi adalah sebaliknya, trader tetap dengan membiarkan posisi yang merugi sampai ratusan pips, lalu saat keuntungan baru beberapa pips sudah bingung ingin menutup posisi.
Disiplin
Berdaganglah dengan perencanaan yang disiplin. Masalah dari banyak pedagang adalah mereka menganggap berbelanja lebih serius dibandingkan perdagangan. Pembelanja rata-rata tidak akan mengeluarkan $400 tanpa penelitian yang serius dan pemeriksaan produk yang hendak dibeli, juga pedagang rata-rata akan membuat sebuah perdagangan dengan mudah membebaninya $400 didasari pada sedikit daripada “perasaan” atau “dugaan”. Yakinkan bahwa anda memiliki rencana sebelum anda mulai bertransaksi. Rencana harus termasuk didalamnya level stop dan limit untuk bertransaksi, sama seperti analisa anda harus meliputi sisi bawah yang diharapkan sebaik sisi atas yang diharapkan.
Janganlah serakah saat sudah mencapai keutungan, segeralah keluar dari pasar agar tidak terjebak dalam arus pergerakan harga.
Semua hal perlu direncanakan, begitu pula dalam trading. Yang harus selalu dipegang dan patuhi yaitu trading plan. Disiplin adalah kunci keberhasilan trading plan. Jangan sampai melanggar, dan tawar menawar dengan trading plan kita. Kita harus lakukan berdasarkan trading plan tanpa pengecualian.
Terlalu banyak informasi
Seperti banyak usaha-usaha keras lainnya, sangatlah penting untuk tetap berdagang secara sederhana. Banyak pedagang memulai dengan strategi yang sederhana dan sukses, tapi menemukan diri mereka mencoba memotong dan mengubah untuk menemukan sistem yang lebih baik. Mereka juga mengijinkan diri mereka untuk dipengaruhi oleh pendapat lain dan terlalu banyak fundamental.
Perdagangan pasar saham biasanya serupa dalam hal ini. Pelatihan yang baik adalah untuk mengajarkan seorang anak atau remaja strategi perdagangan yang sederhana atau rancangan aturan untuk diikuti dan membiarkan mereka untuk berdagang rekening demo. Banyak pedagang yang telah melakukan ini merasa surprise bahwa anak-anak mereka dapat melakukan transaksi dengan baik, konsisten dan seringkali dengan hasil yang spektakuler. Pelajarannya adalah bahwa mereka tidak menyimpang dari aturan-aturan yang ada dan tidak terpengaruh oleh media atau fundamental. Banyak pedagang tidak memperhatikan fundamental sama sekali dan sukses dalam bertransaksi. Aturan di sini adalah untuk tetap menjadikannya sederhana, jangan ijinkan diri anda untuk menjadi bingung dengan terlalu banyak informasi dan jika anda tidak yakin atau tidak dalam emosi dalam pikiran yang baik, jangan melakukan transaksi.
Jangan menikah dengan perdagangan anda
Alasan berdagang dengan perencanaan adalah sangat penting karena analisa terobjektif adalah telah dilakukan sebelum perdagangan dilaksanakan. Sekali seorang pedagang berada dalam posisi mereka cenderung menganalisa pasar berbeda dalam “harapan” bahwa pasar akan bergerak ke dalam arah yang diinginkan daripada penglihatan objektif pada faktor-faktor yang berubah yang mungkin berbalik terhadap analisa asli anda. Hal ini khususnya merupakan kerugian yang sebenarnya. Pedagang dengan posisi kalah cenderung untuk menikahi posisi mereka, yang menyebabkan mereka mengabaikan kenyataan bahwa semua tanda mengarah pada kerugian. Jangan berdagang lebih lagi dengan harapan bahwa pasar akan berbalik ke dalam kehendak anda, hal ini hanya akan mempercepat kerugian anda.
Investasi yang high risk seperti ini pasti terkadang menimbulkan ketakutan, dan itu manusiawi. Kontrollah emosi Anda karena ketakutan yang berlebihan akan mempengaruhi trading Anda. Anda akan kesulitan dalam meraih keuntungan.
Setiap bisni mempunyai kerugian dan keuntungan. Cara mengatasi ketakuan terhadap resiko yaitu dengan menerapkan risk management dan risk to reward ratio
Jangan pertaruhkan semua harta Anda dalam trading
Semangat (dan takut kehilangan kesempatan) sering membujuk kita untuk masuk pasar sebelum aman untuk melakukannya. Setelah down trend, sejumlah reli mungkin gagal sebelum salah satu reli terlalui. Demikian pula emosi “tinggi” dari keuntungan trading dapat membutakan kita dari tanda-tanda akan pembalikan trend.
Jika kita menaruh nominal makin besar, untungnya juga makin besar dan resikonya semakin besar. Jangan lah terpancing dengan nafsu Anda, jangan pertaruhkan seluruh dana Anda dalam transaksi. Seperti poin 2 diatas ”trading plan”, sebagai trader Anda harus tetap berpanduan pada trading plan dan manegement keuangan Anda. Bila Anda gagal dengan trading plan ada, maka siap-siap lah akan mengalami kegagalan dalam trading.
Jangan berlebihan dalam bertransaksi. Satu dari sekian banyak kesalahan biasa bahwa pedagang membuat leverage yang terlalu tinggi dari rekening mereka dengan berdagang ukuran besar yang banyak daripada seharusnya mereka memperdagangkan secara bijaksana saldo mereka. Leverage merupakan pedang bermata dua. Hanya karena satu lot (100,000 unit) dari mata uang hanya diminta $1000 sebagai margin minimum deposit, itu bukan berarti kalau seorang pedagang dengan $5000 dalam rekeningnya dapat melakukan transaksi sebanyak 5 lot. Satu lot adalah $100,000 dan harus diperlakukan sebagai $100,000 investasi dan bukannya menaruh $1000 sebagai batasan. Banyak pedagang menganalisa grafik dengan benar dan menempatkan transaksi yang bijaksana, juga mereka cenderung untuk berlebihan menetapkan leverage mereka sendiri. Sebagai konsekuensinya, mereka seringkali terpaksa untuk keluar posisi pada waktu yang salah/tidak tepat. Aturan terbaik adalah untuk berdagang dengan 1-10 leverage atau tidak pernah menggunakan saldo anda lebih dari 5 pada waktu yang diberikan. Berdagang mata uang tidaklah mudah. (jika mudah, setiap orang akan menjadi milyuner!)
Intuisi
Bedakah ”intuisi” dengan ”insting”? Mari kita bedakan. Intuisi adalah sesuatu yang didapati dengan proses belajar dan pengalaman. Misalnya, koki profesional dalam pemberian bumbu masakannya. Mereka secara intuisi tau seberapa banyak garam yang harus diberikan, seberapa matang dalam mengolah steak, dsb. Semua diperoleh dengan cara belajar memasak dan pengalamannya dalam mengolah makanan.
Insting, adalah sesuatu yang didapati secara ilmiah dan sudah ada saat dilahirkan. Misalnya insting manusia dan hewan adalah untuk hidup dan berkembang biak, contohnya pada cumi-cumi saat terancam dari musuh dia akan menyemprotkan tinta.
Intuisi lebih bisa dipercaya dalam trading, karena intuisi seorang trader dibentuk dari pengalaman bertahun-tahun dalam mengenal dan mengamati pergerakan harga. Dari intuisi itu, terkadang trader bisa tau ke mana harga akan bergerak hanya dengan sekilas melihat grafik. Yang perlu diperhatikan, jangan terlalu mengharapkan profit apabila penggunaan intuisi tanpa didasari dengan analisa obyektif.
0 comments:
Posting Komentar